Minggu , 28 November 2021

4 Cara Perbaiki Salah Data pada Sertifikat Vaksin di PeduliLindungi

Kesalahan data diri pada sertifikat vaksin yang bisa diakses di aplikasi PeduliLindungi kerap kali dikeluhkan oleh sebagian masyarakat.
Hal tersebut juga diungkapkan oleh Kementerian Kesehatan RI (kemenkes) yang menyebut bahwa jumlah aduan masyarakat terkait permasalahan tersebut setiap minggunya mencapai lebih dari 134 ribu email. Sedangkan aduan masyarakat via call center mencapai 80 ribu.

“Jumlah aduan rata-rata perminggunya mencapai lebih dari 134 ribu email dan 80 ribu call, sebagian besar terkait informasi sertifikat vaksin dan penyesuaian data seperti nama, nomor hp dan lain-lain,” ujar Kunta Wibawa Dasa Nugraha, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI di Jakarta, Rabu (10/11).

Sertifikat vaksin diberikan kepada seseorang yang telah divaksinasi Covid-19 baik untuk dosis pertama maupun yang kedua. Sertifikat vaksin yang dapat diakses melalui aplikasi Pedulilindungi kini menjadi syarat penting untuk bepergian dan kebutuhan lain. Sehingga, akurasi data sangat dibutuhkan.

Namun demikian, masyarakat terkadang masih menemui masalah, seperti adanya kesalahan data yang tertera pada sertifikat vaksin.

Kesalahan penulisan data tersebut tak jarang mempersulit masyarakat untuk memperoleh layanan publik atau layanan khusus lainnya.

Berikut sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kesalahan data pada sertifikat vaksin:

1. Aduan Lewat Chatbot WhatsApp
Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) kini telah memfasilitasi masyarakat yang ingin mengajukan aduan terkait kesalahan data diri cukup lewat pesan instan WhatsApp. Hal tersebut dapat dilakukan dengan fitur Chatbot WhatsApp Sertifikat PeduliLindungi.

Berikut cara untuk melakukan perbaikan data diri melalui Chatbot WhatsApp Sertifikat PeduliLindungi sebagai berikut:

Buka WhatsApp
Hubungi nomor Chatbot WhatsApp Sertifikat PeduliLindungi (081110500567)
Ketik apa saja pada kolom chat (contoh: Hallo)
Kemudian akan muncul menu utama berupa sertifikat vaksin
Pilih sertifikat vaksin
Selanjutnya Anda akan diminta memasukan nomor telepon yang terdaftar di PeduliLindungi untuk mengakses Chatbot. Dan untuk mengirimkan kode OTP
Masukan kode OTP yang telah dikirimkan ke nomor telepon
Jika sudah maka akan muncul tiga menu utama yakni ‘Download sertifikat vaksin’, ‘Status vaksin’ dan ‘Ubah info diri’
Untuk melakukan perbaikan data diri maka pilih menu ‘Ubah info diri’
Selanjutnya Anda akan diminta memasukan nama yang digunakan untuk mendaftar vaksinasi
Jika sudah, Anda kemudian akan diminta untuk memasukan Nomor Induk Kependudukan (NIK)
Chatbot akan memberikan informasi mana saja yang ingin Anda ubah yakni ‘Nama’, ‘Tanggal lahir’ dan ‘Nomor telepon’.
Pilih data mana yang ingin Anda ubah.
Jika Sudah Anda akan diminta untuk mengisi data yang benar

2. Aduan Lewat Email
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan(kemenkes), drg. Widyawati, MKM mengatakan masyarakat bisa menyampaikan kendala yang dihadapi melalui email sertifikat@pedulilindungi.id.
“Proses perbaikan dapat dilakukan dengan mudah melalui email sertifikat@pedulilindungi.id,” kata Widyawati di Jakarta, seperti dikutip dari laman Sehat Negeriku Kemkes beberapa waktu lalu.

Dalam email tersebut, sertakan format identitas pribadi seperti:

-Nama lengkap

-NIK KTP

-Tempat tanggal lahir

-Nomor handphone

-Lampirkan foto dan;

-Sertifikat vaksin Covid-19.

Pihak Kemenkes menyebut bahwa supaya bisa langsung diproses, masyarakat dapat langsung menyampaikan biodata lengkap, swafoto dengan memegang KTP, dan menjelaskan keluhannya.

Bukan hanya untuk memperbaiki kesalahan data kartu vaksin, melalui email tersebut Anda juga dapat menyampaikan keluhan lain. Seperti sertifikat vaksin yang belum muncul padahal sudah divaksin.

3. Menelepon Call Center
Selain lewat email, Anda juga dapat menelepon call center PeduliLindungi (119 ext 9). Untuk menelepon call center, disarankan pada jam kerja agar segera direspon dengan cepat.

Anda juga dapat menyampaikan keluhan lainnya via call center tersebut.

Selain itu, untuk informasi lebih lanjut, Kemenkes mengimbau supaya masyarakat dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669.

4. Mendatangi fasilitas kesehatan dan Dinas Kesehatan
Untuk kasus tidak ada keterangan tanggal vaksinasi, pengguna bisa melakukan aduan ke fasilitas kesehatan di terdekat atau di Dinas Kesehatan.

Petugas setempat bisa melakukan input ulang data peserta ke sistem PCare. Namun, menurut Kominfo menyebut kendala ini baru bisa diatasi untuk warga DKI Jakarta saja. Solusi atas kendala serupa untuk warga di luar DKI Jakarta akan diinformasikan lebih lanjut.

Sebelum datang langsung ke pusat kesehatan, disarankan untuk menyiapkan;

-Nama lengkap

-NIK

-Nomor HP

-Alamat email

-Nomor batch vaksin

-Tangkapan layar status sertifikat vaksin di pedulilindungi

-Foto KTP

-Foto kartu vaksinasi yang menampilkan data diri dan status pemberian vaksin

(mrh/eks)cnnindonesia

dok.photo : google

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *