Jumat , 17 September 2021

Analisa IMF Soal Nasib Ekonomi China, India Hingga RI

International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan kondisi ekonomi dunia tahun ini lebih baik dari yang diperkirakan di awal tahun. IMF bahkan menambah 0,1{5c6035bc9bc3e42f8f76ccddb29163f080ba93640ca5c195f33e55f280cccea8} untuk proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia menjadi 3,6{5c6035bc9bc3e42f8f76ccddb29163f080ba93640ca5c195f33e55f280cccea8} untuk 2017.

Asia akan memberikan peran yang cukup signifikan, dengan proyeksi 5,6{5c6035bc9bc3e42f8f76ccddb29163f080ba93640ca5c195f33e55f280cccea8} pada periode yang sama. Proyeksi tersebut juga naik 0,1{5c6035bc9bc3e42f8f76ccddb29163f080ba93640ca5c195f33e55f280cccea8} dari proyeksi sebelumnya.

Berdasarkan riset IMF, pendorong ekonomi Asia yaitu kuatnya konsumsi dan investasi. Arus modal masih mengalir deras ke Asia, sementara kondisi sektor finansial bisa terkendali. Inflasi secara rata-rata juga sesuai dengan proyeksi, tak lepas dari masih rendahnya harga komoditas.

 

Catatan positif tersebut bukan berarti tanpa ada risiko. Riset IMF menunjukkan adanya beberapa hal ketidakpastian yang harus diantisipasi. Dari jangka pendek seperti panasnya geopolitik, arus modal keluar secara tiba-tiba hingga penyesuaian ekonomi dari China. Jangka panjang perlu diperhatikan tentang lonjakan populasi.

IMF menyarankan masing-masing negara tetap menjalankan reformasi struktural agar ekonomi tumbuh, inklusif dan kuat terhadap berbagai risiko yang bisa muncul secara tiba-tiba.

“Reformasi struktural sangat penting untuk meningkatkan kualitas iklim investasi, ujar Ken Kang, Deputy Director, Asia and Pacific Department, IMF dalam konferensi pers di Kantor Pusat IMF, Washington, Jumat (13/10/2017) waktu setempat.

China
IMF proyeksikan ekonomi China tumbuh 6,8{5c6035bc9bc3e42f8f76ccddb29163f080ba93640ca5c195f33e55f280cccea8}, lebih tinggi dibandingkan proyeksi sebelumnya yang sebesar 6,6{5c6035bc9bc3e42f8f76ccddb29163f080ba93640ca5c195f33e55f280cccea8}. Secara rata-rata 2018-2020, ekonomi China diproyeksi mencapai 6,3{5c6035bc9bc3e42f8f76ccddb29163f080ba93640ca5c195f33e55f280cccea8}. Proyeksi inflasi direvisi ke bawah, menjadi 1,8{5c6035bc9bc3e42f8f76ccddb29163f080ba93640ca5c195f33e55f280cccea8} dengan dorongan dari inflasi inti.

China dianggap mampu untuk memanfaatkan momentum, sehingga mematahkan proyeksi banyak pihak dalam beberapa waktu terakhir. Ekonomi China berada dalam penurunan, setelah sempat berada di atas 10{5c6035bc9bc3e42f8f76ccddb29163f080ba93640ca5c195f33e55f280cccea8}.

Pemerintah China menyiapkan ruang fiskal yang besar untuk memastikan perubahan arah ekonomi dari investasi dan ekspor menjadi konsumsi domestik, lebih halus.

Dari sisi moneter, bila kebijakan untuk memperlambat pertumbuhan kredit bisa terealisasi maka akan sangat bagus ke depannya untuk ekonomi China.

India
Berbeda dari China, IMF menurunkan proyeksi ekonomi India sebesar 0,5{5c6035bc9bc3e42f8f76ccddb29163f080ba93640ca5c195f33e55f280cccea8} menjadi 6,7{5c6035bc9bc3e42f8f76ccddb29163f080ba93640ca5c195f33e55f280cccea8}. Sedangkan inflasi diproyeksikan 4{5c6035bc9bc3e42f8f76ccddb29163f080ba93640ca5c195f33e55f280cccea8} plus minus 2{5c6035bc9bc3e42f8f76ccddb29163f080ba93640ca5c195f33e55f280cccea8}.

Ekonomi India ditopang oleh konsumsi, yang diuntungkan dari harga makanan yang rendah dan juga bahan bakar.

Bila inflasi di atas proyeksi maka disarankan agar dilakukan pengetatan kebijakan moneter. India juga masih memiliki pekerjaan rumah untuk menyelesaikan tumpang tindih, efisiensi dari biaya tenaga kerja, dan modernisasi sektor pertanian.

Jepang
Ekonomi Jepang diproyeksi mencapai 1,5{5c6035bc9bc3e42f8f76ccddb29163f080ba93640ca5c195f33e55f280cccea8} pada 2017, lebih tinggi 0,3{5c6035bc9bc3e42f8f76ccddb29163f080ba93640ca5c195f33e55f280cccea8} dari proyeksi di awal tahun. Faktor pendorongnya adalah kebijakan fiskal jangka pendek dan permintaan eksternal.

Inflasi Jepang masih rendah. IMF memproyeksikan sulit bagi Jepang mencapai level inflasi 1{5c6035bc9bc3e42f8f76ccddb29163f080ba93640ca5c195f33e55f280cccea8}. Namun untuk jangka menengah, inflasi bisa naik bertahap dan mendorong ekonomi tumbuh lebih tinggi.

Kebijakan moneter dari Bank Sentral Jepang diharapkan bisa terkoneksi dengan kebijakan upah dan lapangan pekerjaan.

Korea Selatan
Ekonomi Korea Selatan diproyeksi bisa mencapai 3{5c6035bc9bc3e42f8f76ccddb29163f080ba93640ca5c195f33e55f280cccea8} apda 2017, Lebih tinggi 0,3{5c6035bc9bc3e42f8f76ccddb29163f080ba93640ca5c195f33e55f280cccea8} dibandingkan dengan proyeksi pada awal tahun.

Ekonomi negeri asal K-Pop tersebut didorong oleh konsumsi yang tumbuh lebih tinggi seiring dengan peningkatan pendapatan masyarakat. Dalam jangka menengah, ekonomi Korea Selatan masih akan terus tumbuh melalui dukungan demografi dan tenaga kerja serta produktivitas masyarakat

Inflasi diproyeksi mencapai 2{5c6035bc9bc3e42f8f76ccddb29163f080ba93640ca5c195f33e55f280cccea8}. Sementara itu neraca transaksi berjalan surplus sampai 6{5c6035bc9bc3e42f8f76ccddb29163f080ba93640ca5c195f33e55f280cccea8} dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Indonesia
Proyeksi IMF sejalan dengan asumsi pemerintah, yaitu pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2{5c6035bc9bc3e42f8f76ccddb29163f080ba93640ca5c195f33e55f280cccea8} pada 2017. Tentunya lebih tinggi dibandingkan realisasi pada 2016 yang hanya mampu tumbuh 5{5c6035bc9bc3e42f8f76ccddb29163f080ba93640ca5c195f33e55f280cccea8}

Inflasi diproyeksi mencapai 4{5c6035bc9bc3e42f8f76ccddb29163f080ba93640ca5c195f33e55f280cccea8}. Dengan demikian IMF menyarankan agar kebijakan moneter yang ditempuh oleh Bank Sentral tetap dijaga. Di samping tetap bersiap untuk melakukan pengetatan bila ada tekanan inflasi.

detik.com (maikel jefriando)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *