Jumat , 16 April 2021

ASEAN Para Games 2017: Indonesia Kian Dekati Gelar Juara Umum

Indonesia berada di jalur yang tepat menuju juara umum ASEAN Para Games 2017 yang tengah berlangsung di Malaysia. Hingga Jumat pagi, 22 September 2017, Indonesia mengumpulkan sebanyak 92 medali emas, 54 perak, dan 38 perunggu.

Torehan tersebut cukup jauh di atas peringkat kedua klasemen sementara medali terbanyak Malaysia dengan 72 medali emas, 68 perak, dan 58 perunggu.

Jumlah 92 emas itu pun sudah melampaui pencapaian Indonesia di ASEAN Para Games VIII di Singapura pada tahun 2015. Kala itu Indonesia mendapatkan 81 medali emas, 74 perak, dan 63 perunggu.

Ketika juara umum di kompetisi serupa tahun 2014 di Myanmar, Indonesia memperoleh total 99 emas, 69 perak, dan 49 perunggu.

Ketua Kontingen (CdM) Indonesia Bayu Rahadian berharap emas itu terus bertambah. “Target kami sebanyak 107 medali emas dan sekarang kita berada di jalur yang tepat. Harapannya ada kejutan sehingga bisa lebih dari itu. Namun, yang penting para atlet harus tetap menjaga fokus dan jangan sampai lengah pada saat-saat akhir,” kata dia.

Bayu yang juga menjabat Asisten Deputi Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus-di bawah Deputi III Pembudayaan Olahraga Kemenpora mengatakan bahwa kejutan bisa saja terjadi.

Seperti pada hari ini, Kamis, tim panahan bisa meraih satu medali emas walau tidak ditargetkan menjadi yang terbaik. Selain itu, paracycling juga bisa meraup emas di nomor yang sebelumnya tidak diandalkan. “Kami akan berupaya mengejar target 107 emas itu dan meraih medali emas,” tutur Bayu.

Pada Kamis kemarin, Indonesia sukses meraih total 21 emas, tujuh perak, dan 10 perunggu. Renang menjadi pengumpul terbanyak medali pada hari ini dengan 13 emas, satu perak, dan empat perunggu.

Disusul atletik dengan empat emas, tiga perak, dan empat perunggu, lalu ada angkat berat dengan dua emas dan dua perak. Berikutnya, angkat berat bisa memberikan dua emas dan dua perak.

Paracycling juga turut memberikan medali setelah secara mengejutkan Ni Kadek Karyadewi menjadi yang terbaik di nomor road race H1-H5 putri dengan waktu 1 menit 16,15 detik.

Hal itu merupakan emas kedua Ni Kadek Karyadewi setelah menggondol emas di nomor individual time trial H1-H5 putri. Secara keseluruhan Indonesia meraih satu emas, satu perak, dan dua perunggu dari cabang paracycling.

Kejutan lain datang dari panahan yang tidak ditargetkan emas. Pemanah Indonesia Toto Wastomi memenangi laga individual compund putra versus atlet Malaysia Morogen Komoran dengan skor 136-131. Ini satu-satunya medali yang didaptkan Indonesia dari cabang panahan.

Indonesia sendiri masih akan bertanding di beberapa cabang olahraga lain pada hari Jumat (22/9), seperti atletik, sepak bola CP, renang, bulu tangkis, dan catur.

Berikut klasemen sementara perolehan medali ASEAN Para Games 2017:
(Kontingen Emas Perak Perunggu Total)
Indonesia   92  54    38   184
Malaysia    72   68    58   198
Thailand     46   49    57   152
Vietnam     33   49    47   129
Filipina       16   16    19     51
Myanmar    9    12    10      31
Singapura    8   16    19     43
Brunei D.     2    5      6      13
Timor Leste 2    0      1       3
Kamboja     0    3      4       7
Laos           0    2      3        5.

tempo.co (antara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *