Jumat , 30 Juli 2021

Awali November, Sepertinya Start Rupiah Kurang Bagus…

Rupiah

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tampaknya akan melemah di perdagangan pasar spot hari ini. Tanda-tanda depresiasi rupiah terlihat di pasar Non-Deliverable Market (NDF).

Berikut kurs dolar AS di pasar NDF jelang penutupan pasar kemarin dibandingkan hari ini, Jumat (1/11/2019), mengutip data Refinitiv

Periode Kurs 31 Oktober (15:56 WIB) Kurs 1 November (07:34 WIB)
1 Pekan Rp 14.037,5 Rp 14.074
1 Bulan Rp 14.069 Rp 14.110,1
2 Bulan Rp 14.110,5 Rp 14.147
3 Bulan Rp 14.162 Rp 14.205
6 Bulan Rp 14.309,1 Rp 14.344,9
9 Bulan Rp 14.475,5 Rp 14.504,3
1 Tahun Rp 14.634 Rp 14.676,8
2 Tahun Rp 15.368,3 Rp 15.395,3

Berikut kurs Domestic NDF (DNDF), yang kali terakhir diperbarui pada 31 Oktober pukul 08:46 WIB:
 

Periode Kurs
1 Bulan Rp 14.035
3 Bulan Rp 14.120

 

NDF adalah instrumen yang memperdagangkan mata uang dalam jangka waktu tertentu dengan patokan kurs tertentu pula. Sebelumnya pasar NDF belum ada di Indonesia, hanya tersedia di pusat-pusat keuangan internasional seperti Singapura, Hong Kong, New York, atau London.

Pasar NDF seringkali mempengaruhi psikologis pembentukan harga di pasar spot. Oleh karena itu, kurs di NDF tidak jarang diikuti oleh pasar spot. Padahal NDF sebelumnya murni dimainkan oleh investor asing, yang mungkin kurang mendalami kondisi fundamental perekonomian Indonesia.

Bank Indonesia (BI) pun kemudian membentuk pasar DNDF. Meski tenor yang disediakan belum lengkap, tetapi ke depan diharapkan terus bertambah.

Dengan begitu, psikologis yang membentuk rupiah di pasar spot diharapkan bisa lebih rasional karena instrumen NDF berada di dalam negeri. Rupiah di pasar spot tidak perlu lalu membebek pasar NDF yang sepenuhnya dibentuk oleh pasar asing.

tim riset cnbc Indonesia

sumber : cnbc Indonesia
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *