Kamis , 9 Desember 2021

Bos Baru Garuda Diumumkan 22 Januari 2020

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) akan digelar pada 22 Januari 2020. Rapat ini akan menentukan pengurus baru perusahaan setelah ditinggal 5 direksi karena terjerat skandal Harley Davidson ilegal.

Direksi pertama dicopot dalam skandal itu ialah Ari Askhara yang merupakan Direktur Utama Garuda. Kemudian, empat direksi menyusul yakni Direktur Operasi Bambang Adisurya, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Mohammad Iqbal, Direktur Teknik dan Layanan Iwan Joeniarto, dan Direktur Human Capital Heri Akhyar.

“RUPS Garuda tanggal 22 Januari,” kata Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Publik, Arya Sinulingga lewat pesan singkat, kemarin (10/12/2019).

Dalam keterangan tertulis Dewan Komisaris Garuda Indonesia, Senin (9/12/2019), Pelaksana tugas (Plt) Dirut Garuda Indonesia, Fuad Rizal telah menunjuk 4 orang pelaksana tugas harian (Plh) yakni sebagai berikut:

1. Tumpal Manumpak Hutapea sebagai Pejabat Direktur Operasi

2. Mukhtaris pejabat Direktur Teknik dan Layanan

3. Joseph Dajoe K. Tendean pejabat Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha

4. Aryaperwira Adileksana pejabat Direktur Human Capital

Sebelumnya, dua direktur Garuda yaitu Fuad Rizal dan Pikri Ilham Kurniansyah diberi mandat Dewan Komisaris untuk mengisi sejumlah jabatan. Fuad Rizal bertugas sebagai Plt Direktur Utama sekaligus menjabat Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko. Dewan Komisaris juga menetapkan Fuad sebagai Plt Direktur Operasi dan Plt Direktur Teknik dan Layanan.

Pikri Ilham Kurniansyah bertugas sebagai Direktur Niaga. Dewan Komisaris kemudian menetapkan Pikri sebagai Plt Direktur Human Capital dan Plt Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha.

sumber : detik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *