Jumat , 27 Mei 2022

Gencarkan Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN Luncurkan SPKLU Kedua di Makassar

Makassar, 4 Januari 2022 – PT PLN (Persero) terus mengkampanyekan penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia. Hal tersebut ditandai dengan peresmian SPKLU kedua di Kota Makassar yang terletak di kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Makassar Selatan.

Hadir dalam peresmian SPKLU tersebut, Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo, S.H., Walikota Makassar yang diwakilkan oleh Assisten II Walikota Makassar, Ir. Rusmayani, M. SP., Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara (Sulmapana), Adi Priyanto, General Manager PLN UIW Sulselrabar, Awaluddin Hafid, serta para Pimpinan Perusahaan serta Pemilik Kendaraan Listrik dan Pemerintah Daerah setempat lainnya.

Dalam sambutannya, Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN, Adi Priyanto memaparkan percepatan program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) akan mendukung pengurangan impor BBM dan meningkatkan ketahanan energi nasional.

“Proyeksi Kementerian ESDM dalam Grand Strategi Energi Nasional, pada tahun 2030 jumlah mobil listrik ditargetkan sekitar 2 juta unit, dan motor listrik sekitar 13 juta unit. Pada tahun yang sama, target penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sekitar 30 ribu unit dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik (SPBKLU) sekitar 67 ribu unit,” tuturnya.

“Saat ini 9 unit SPKLU telah beroperasi dan tersebar di wilayah kerja PLN Regional Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara, kami berharap kehadiran SPKLU di gerbang Indonesia Timur ini dapat mendukung dan mempercepat terwujudnya ekosistem Kendaraan Listrik di tanah air dan mendukung para pengusaha penyedia kendaraan listrik,” pungkas Adi Priyanto.

Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo, S. H. mengapresiasi langkah PLN dalam menyediakan SPKLU.

“Sebagai pemerintah kami berkewajiban untuk turut mensukseskan mewujudkan iklim KBLBB. Kami akan mendorong Pemerintah Kota Makassar agar dapat mencoba dan memakai kendaraan listrik,” tandasnya.

Selaras dengan hal tersebut Walikota Makassar yang diwakili oleh Assisten II Walikota Makassar, Ir. Rusmayani, M. SP., turut mendukung dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas hadirnya SPKLU kedua di Kota Makassar.
“SPKLU yang dibangun oleh PLN merupakan dukungan bagi Pemerintah Kota Makassar untuk menuju greencity yang dapat mengurangi emisi karbon,” katanya.

SPKLU Fast Charging 50kW di PLN UP3 Makassar Selatan Bisa Melayani Dua Mobil Sekaligus

Dalam kesempatan yang sama General Manager PLN UIW Sulselrabar, Awaluddin Hafid menambahkan SPKLU PLN tersebut dibangun selama kurang lebih satu bulan dan memiliki beberapa fitur, seperti Teknologi Fast Charging DC-DC-AC 50 kW yang memungkinkan pelanggan melakukan pengisian daya hanya dengan waktu 90 menit dalam kondisi 0-100% sudah dapat menempuh jarak 300 km (kapasitas Baterai 38,9 kWh).

“SPKLU yang telah terintegrasi dengan aplikasi charge.IN ini dapat  melayani dua mobil secara bersamaan dengan durasi waktu pengisian daya masing-masing kendaraan 2 jam 30 menit dalam kondisi 0-100%,” kata Awaluddin.

Saat ini sudah ada tiga SPKLU di wilayah kerja PLN UIW Sulselrabar yaitu SPKLU ULP Mattoanging (25 kW), SPKLU UP3 Makassar Selatan (50 kW) di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan, dan SPKLU PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) WuaWua (2×25 kW) di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. Kedepannya di Tahun 2022 PLN UIW Sulselrabar akan menambah 2 unit SPKLU yang berlokasi di Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan dan kantor PLN UP3 Pare-Pare Kota Parepare.

PLN sebagai perusahaan yang bergerak disektor kelistrikan siap mendukung era Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) dan PLN memastikan penyediaan infrastruktur kelistrikan melalui pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

KONTAK :
Eko Wahyu Prasongko
Manager Komunikasi & TJSL PLN Unit Induk Wilayah Sulselrabar
Tlp. (0411) 444488 ext 105
Email. [email protected]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *