Kamis , 21 Oktober 2021

Kasus Baru Salip India, RI Disebut Jadi Episentrum Covid Asia

Kasus Covid-19 di Indonesia kembali memecahkan rekor tertinggi dengan tambahan positif harian 54.517 orang pada Rabu (14/7). Indonesia terus mencatat kenaikan infeksi Covid-19 hingga mencetak rekor kasus tertinggi dalam beberapa hari berturut-turut. Indonesia disebut telah menjadi episentrum baru Covid-19 di Asia.

Associated Press dalam artikel berjudul “Indonesia reports 54,000 virus cases, becomes Asian hotspot” melaporkan infeksi harian Indonesia melampaui India, yang kini penularannya mulai reda.

Pada Hari Rabu, kasus harian di India jauh di bawah Indonesia dengan 41.854 orang Kantor berita Amerika Serikat itu menuliskan bahwa para pejabat khawatir varian Delta yang lebih mudah menular sekarang menyebar dari pulau Jawa dan Bal.

“Saya memperkirakan wabah akan terus meningkat pada Juli karena kita belum dapat mencegah penyebaran infeksi,” kata epidemiologi Pandu Riono di Universitas Indonesia, Rabu.

“Pembatasan sosial darurat masih belum memadai. Harus dua kali lebih ketat karena kita menghadapi varian Delta, yang dua kali lebih menular.” Yang lebih mengkhawatirkan, seperti diungkap Nikke Asia, dari 270 juta penduduk Indonesia yang hanya seperlima dari India, Indonesia kini mencatat sekitar 132 kasus per satu juta orang.

Sementara India hanya 26. Angka-angka tersebut tidak memperhitungkan catatan pengujian dan penelusuran yang buruk di Indonesia. Tingkat kepositifan kasus di Indonesia, mengacu persentase infeksi yang dikonfirmasi dan orang yang diuji, berkisar sekitar 30 persen selama sepekan terakhir, sedangkan angka India 2 persen.

Secara kumulatif, penghitungan virus corona yang dikonfirmasi India masih yang tertinggi di Asia dengan 30,9 juta kasus dan 412.019 pada Kamis (15/7), diikuti oleh Indonesia dengan 2.670.046 kasus dan 69.210 kematian. Tetapi penambahan kasus corona India terus turun setelah mencapai puncaknya pada Mei.

Sementara wabah terburuk di Indonesia sejak awal pandemi belum menunjukkan tanda-tanda melambat.

(dea)cnnindonesia

dok.photo : google

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *