Sabtu , 19 Juni 2021

Kunker Komisi VII DPR RI ke PLTU Kendari 3, PLN Siap Pasok Listrik Industri tambang di Sultra

IMG-20200303-WA0010

Kendari, 3 Maret 2020 – PT PLN (Persero) ‎berkomitmen memasok listrik bagi kebutuhan industri dan bisnis di Sulawesi, khususnya fasilitas pengelolaan pertambangan yang tersebar di Sulawesi Tenggara. Industri tersebut membutuhkan pasokan listrik dalam jumlah besar dan handal.

Dalam kunker Komisi VII DPRI ke PLTU Kendari 3, Ketua Tim kunker DPR RI, Eddy Soeparno, SH, MH memaparkan Sulawesi Tenggara telah menjadi pusat tambang terbesar di Indonesia. Pastinya akan menarik perhatian para investor baru untuk berinvestasi dan perlu didukung dengan sistem kelistrikan yang menunjang dari PLN.

Direktur Bisnis Regional Sulawesi PLN Syamsul Huda mengatakan, upaya pemenuhan listrik ini ditempuh PLN diantaranya melalui program pembangunan pembangkit 35 ribu megawatt (MW). Khusus untuk Sulawesi, PLN telah berhasil memiliki daya listrik dengan total sebesar 2.544 MW dari pembangkit yang beroperasi.

Sesuai dengan RUPTL 2019-2020, PLN juga akan terus membangun pembangkit dengan total 940 MW, transmisi 2.562 kms, Gardu Induk 1.312 MWA untuk wilayah Sulawesi.

“Dengan progres pembangunan yang baik ini menjadikan Sulawesi akan memiliki cadangan daya yang sangat memadai dalam memenuhi kebutuhan investor di sektor industri pertambangan di Sulawesi Tenggara,” kata Syamsul saat meninjau PLTU Kendari 3.

Kepastian adanya pasokan listrik dari PLN ini salah satunya ditunjang adanya PLTU Kendari 3 di Sultra. PLTU Kendari 3 sendiri memiliki berkapasitas 2 x 50 megawatt dan telah memasok sebesar 6,4% dari total sistem kelistrikan Sulbagsel dan sebesar 45,5% ke pelanggan di Kendari.

Pembangkit yang berlokasi di Moromo Utara, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara ini merupakan pembangkit yang masuk kedalam sistem Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel). Melalui PLTU Kendari 3 mampu menunjang sistem kelistrikan Sulbagsel dengan total daya yang mencapai 2107 MW, sistem ini memiliki beban puncak sebesar 1411 MW, sehingga memiliki cadangan daya sebesar 696 MW.

Sejalan dengan komitmen PLN, Manager Director PT Dian Swastatika Sentosa (DSS) Lokita Prasetya mengaku pihaknya siap meningkatkan pasokan listrik ke PLN dan siap untuk mengembangkan IPP di Sulawesi Tenggara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *