Kamis , 7 Juli 2022

Manfaat Mematikan Layanan 3G di Wilayah Indonesia

Mematikan layanan 3G di Indonesia disebut dapat memberikan sejumlah manfaat pada penyediaan layanan seluler di Tanah Air.
Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi mengatakan menghentikan layanan seluler 3G, maka operator seluler dapat mengoptimalkan alokasi frekuensi.

“Dengan menghentikan layanan seluler berbasis teknologi 3G dan penggunaan spektrum frekuensi radio untuk layanan seluler yang sudah berbasis teknologi netral, para operator seluler dapat memanfaatkan alokasi frekuensi radio yang dimilikinya secara lebih optimal,” katanya kepada CNNIndonesia.com, Rabu (29/12).

Optimalisasi dilakukan dengan memaksimalkan kapasitas bandwith yang nantinya dapat digunakan untuk peningkatan kualitas jaringan 4G.

“Karena dapat memaksimalkan kapasitas bandwidth yang dimiliki sehingga dapat digunakan untuk penyediaan layanan selular berbasis teknologi 4G yang lebih berkualitas,” jelas Dedy.

Pemerintah menilai perlu adanya pembahasan lanjutan bersama operator seluler sebelum mengeksekusi secara penuh rencana penghapusan jaringan ini.

Hal ini dikarenakan banyak faktor yang terkait dengan proses penghapusan jaringan, seperti sosialisasi ke masyarakat, undang-undang telekomunikasi, sisi perlindungan konsumen, dan sejumlah ketentuan lain.

“Penghapusan jaringan 3G masih memerlukan pembahasan lebih lanjut bersama para operator seluler,” kata Dedy.

“Hal ini mengingat upgrade jaringan 3G ke 4G/LTE harus direncanakan dengan matang, disosialisasikan secara luas, dan sesuai peraturan perundang-undangan di bidang telekomunikasi, perlindungan konsumen dan ketentuan terkait lainnya,” imbuhnya.

Selain itu ada beberapa hal penting yang perlu disiapkan sebelum implementasi penghapusan layanan 3G di Indonesia dilakukan.

Pertama, ketersediaan layanan seluler 4G/LTE dengan kualitas layanan yang baik di wilayah layanan yang sebelumnya menggunakan teknologi berbasis 3G.

Kedua, perlindungan kepentingan pelanggan untuk memastikan pelanggan dapat tetap mengakses layanan telekomunikasi seluler yang tersedia.

Di lain pihak, sejumlah operator seluler di tanah air menyatakan siap untuk mengikuti arahan penghapusan layanan 3G.

Operator seluler Telkomsel, XL Axiata, dan Indosat Ooredoo menyatakan bahwa mereka akan senantiasa mendukung kebijakan pemerintah jika tujuannya untuk memberikan layanan yang lebih baik dan lebih berkualitas bagi pelanggannya.

(fdh/fdh)cnnindonesia

dok.photo : google

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *