Kamis , 21 Oktober 2021

Menghitung Waktu Menuju Herd Immunity

Pemerintah menargetkan 208.265.720 penduduk sudah divaksinasi Covid-19. Target itu untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok terhadap Covid-19. Ditargetkan, tercapai April 2022.

Epidemiolog Universitas Airlangga (Unair) Windhu Purnomo menilai target tersebut bakal sulit tercapai. Terlebih melihat perkembangan vaksinasi saat ini.

“Herd immunity itu saya tidak optimis tercapai kalau melihat kecepatan vaksinasi kita seperti ini. Bukan soal kita tidak cepat, ya pasokannya karena kita tergantung luar negeri,” kata Windhu saat dihubungi merdeka.com, Kamis (22/7).

Windhu menilai, target angka nasional tersebut sudah tepat. Namun jika diasumsikan Covid-19 varian Delta sudah menyebar ke seluruh daerah, maka minimal harus 84,6 persen atau 228 juta penduduk yang divaksinasi untuk mencapai herd immunity.

“Angka 208 juta itu saya kira sudah tepat. Dan masing-masing dapat 2 dosis, berarti 416 juta sekian,” terangnya.

Sejauh ini Indonesia setidaknya telah menerima vaksin dari luar negeri sebanyak 141 juta. Sedangkan kebutuhan yang diperlukan sekira 416 vaksin, karena sasarannya adalah satu orang dua kali vaksinasi. Dari angka 141 tersebut, yang baru disuntikkan sebanyak 59 juta.

“Kita sudah punya 141 juta yang sudah dikurangi 59 juta ini kira-kira 82 juta. Kita punya 82 juta yg belum disuntikan. Kenapa yang 82 juta itu tidak segera didistribusikan oleh Bio Farma? Artinya harus segera,” lanjutnya.

Windhu menyarankan pemerintah tak hanya mengandalkan vaksinasi untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Yang juga penting, gencar melakukan tracing, testing, karantina wilayah dan ketegasan dalam penerapan protokol kesehatan.

“Kalau itu tidak dilakukan dan hanya fokus vaksinasi, ya sudah gagal,” ucapnya. 

Reporter : Ya’cob BillioctaHenny Rachma Sari (merdeka)

dok.photo : google

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *