Senin , 18 Oktober 2021

Merger Operator Disebut Langkah Terobosan

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyatakan merestui merger Indosat Ooredoo dan Hutchison 3 Indonesia.

“Kominfo mendukung konsolidasi industri telekomunikasi dengan tujuan supaya lebih efisien dan lebih produktif. Kebetulan merger Indosat dan Tri dalam proses merger, itu salah satu merger yang besar di Indonesia,” ujar Johnny di Manokwari Selatan, Papua Barat, belum lama ini.

Dengan aksi korporasi antara kedua operator seluler Indonesia ini, diharapkan akan memberikan dampak terhadap sektor industri telekomunikasi.

“Kita harapkan nanti efisiensi pemanfaatan spektrum di situ, pemanfaatan infrastruktur, dan sumber daya manusia yang lebih hebat juga kemampuan pemodalan yang lebih hebat,” pungkas Johnny.

Hal senada juga diungkapkan Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Informasi dan Informatika Usman Kansong. Dia melihat upaya provider seperti Indosat dan Hutchison 3 yang melakukan merger untuk memperkuat layanan merupakan hal yang positif.

“Merger itu kan akan membuat kuat dari sisi pemodalan, kemudian dari sisi operasional, itu kan makin kuat kalau merger” kata Usman.

Langkah kedua operator tersebut juga akan menciptakan iklim kompetisi yang semakin sehat sehingga fokus korporasi adalah bagaimana memberikan layanan terbaik. Selain itu, Usman menyebut merger menjadi tren saat ini. Dia mencontohkan merger antara Pelindo I, II, III, dan IV.

“Menjadi semakin kuat dari sisi pemodalan, kedua kompetisi menjadi lebih sehat, ketiga tren, di mana-mana merger, makanya disebut langkah terobosan, apalagi di dalam dunia telekomunikasi begitu yang perlu penguatan-penguatan,” kata Usman. [faz]

Reporter : Merdeka

dok.photo : google

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *