Selasa , 5 Juli 2022

Mudahkan Pembayaran Rekening Listrik Pelanggan Tegangan Tinggi, PLN Bangun Kerjasama dengan Bank Sulselbar

PLN dan Bank Sulselbar sepakati Nota Kesepahaman Penyediaan Jasa Pembiayaan Pembayaran Rekening Listrik bagi Pelanggan Tegangan Tinggi

Makassar, (16/3) – Guna memudahkan pelanggan Tegangan Tinggi (TT) (daya mulai dari 30 MVA ke atas) dalam pembayaran rekening listrik, khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, PLN menandatangani Nota Kesepahaman dengan Bank Sulselbar, di Kantor Pusat Bank Sulselbar.

Hadir dalam penandatanganan tersebut Plt Direktur Utama PT Bank Sulselbar, H. Yulis Suandi dan General Manager PLN UIW Sulselrabar, Awaluddin Hafid.

Dalam sambutannya H. Yulis Suandi menyampaikan rasa terimakasih kepada PLN atas kerjasama dalam penyediaaan jasa pembiayaan pembayaran rekening listrik bagi pelanggan.

“Terimakasih kepada PLN atas kerjasama yang dibangun oleh kedua institusi dari BUMD dan BUMN ini. Tentunya dengan adanya kesepakatan ini bisa melahirkan potensi bisnis yang berkelanjutan,” ujar H. Yulis Suandi.

H. Yulis Suandi berharap kedepannya PLN dan Bank Sulselbar dapat bersinergi lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Senada dengan H. Yulis Suandi, General Manager PLN UIW Sulselrabar, Awaluddin Hafid berharap dengan adanya penandatanganan Nota Kesepahaman ini, dapat memudahkan pelanggan Tegangan Tinggi dalam pembayaran rekening listrik, khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

“PLN saat ini telah bertransformasi dengan empat pilar, salah satunya Customer Focus yang mana PLN secara berkesinambungan memberikan pelayanan terbaik sama halnya dengan Visi dan Misi Bank Sulselbar. Dengan adanya kerjasama ini tentunya dapat memudahkan pelanggan dalam pembayaran rekening listrik,” ujar Awaluddin Hafid.

Saat ini, Jumlah pelanggan PLN UIW Sulselrabar di Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat sebanyak 2.857.385 pelanggan, dengan komposisi jumlah pelanggan Teganggan Tinggi di Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat ada lima, yakni :

  1. PT Huadi Nickel Alloy Indonesia (40MVA)
  2. PT Huadi Nickel Alloy (80MVA)
  3. PT Huadi Wuzhou Nickel (90MVA)
  4. PT Semen Bosowa (64MVA)
  5. PT Semen Tonasa (54,25 MVA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *