Kamis , 7 Juli 2022

Pakar Ekonomi Sebut Anggaran Pemilu 2024 Kecil Dibandingkan Pindah Ibu Kota

Pakar Ekonomi Prof. Candra Fajri Ananda menyebut, biaya untuk Pemilu 2024 bukanlah masalah besar. Hal ini menanggapi perlu tidaknya Pemilu 2024 ditunda dari sisi ekonomi. Biaya Pemilu 2024 diketahui sebesar Rp76,6 triliun sebagai usulan akhir Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Sebenarnya spending untuk Pemilu itu kalau direncanakan sekitar Rp70 triliun dana yang diminta KPU, kalau saya katakan itu enggak banyak. Daripada IKN yang Rp400 triliun jauh. Jadi sebenarnya kalau dari sisi APBN Rp70 triliun is not big deal,” katanya katanya dalam diskusi ‘kata pakar bila pemilu ditunda’, Minggu (6/3).

Menurut Stafsus Menteri Keuangan Bidang Perumusan Kebijakan Fiskal Regional ini,
pesta demokrasi membuat belanja masyarakat akan meningkat. Sejalan dengan itu, ekonomi menjadi naik.

Pemilu Bikin Ekonomi Membaik

“Pesta demokrasi itu akan membuat belanja-belanja masyarakat akan terus naik dan itu sebenarnya baik untuk ekonomi kita,” terangnya.

Menurutnya, karakteristik ekonomi Indonesia didukung oleh konsumsi. Maka, konsumsi masyarakat harus didorong.

“Dan ekonomi negara kita itu karakteristiknya itu persen masih supported by consumption, jadi konsumsi ini yang harus kita dorong,” kata Candra.

[rnd]

Reporter : Muhammad Genantan Saputra

kutipan : merdeka.com

dok.photo : google

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *