Minggu , 19 September 2021

Penuhi Standar WHO, Jangan Ragu dan Pilih – Pilih Vaksin COVID-19

Jakarta, Masyarakat tidak perlu ragu dan khawatir lagi dengan beberapa jenis Vaksin COVID-19 yang sediakan oleh pemerintah karena saat ini ketiga jenis vaksin yang digunakan, yakni Sinovac, AstraZeneca, dan Sinopharm telah direkomendasikan WHO melalui daftar penggunaan darurat atau emergency use listing (EUL) sehingga ini memastikan bahwa vaksin tersebut telah memenuhi standar persyaratan internasional.

“Selain izin edar ya tentunya dari Badan POM kita. Ketiga jenis vaksin ini juga sudah mendapatkan izin atau punva lidasidari WHO yang kita sebut sebagai emergency use listing (EUL) ya. Dan berarti ketiga vaksin ini sudah sesuai dengan standar dari WHO,” kata JuruBicaraVaksinasi Kementerian Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmizi, dalamTalkshow Radio Kesehatan, Senin (07/06).

Ia mengungkapkan bahwa Vaksin COVID-19 produksi Sinovac (CoronaVac) adalah yang terbaru mendapatkan izin penggunaan darurat dari WHO yaitu pada 1 Junilalu. Kemudian Vaksin AstraZeneca yang sebelumnya telah mendapatkannya lebih dulu pada 15 Februari 2021 dan Sinopharm pada 7 Mei 2021.

Siti juga mengimbau masyarakat untuk tidak pilih – pilih jenis vaksin corona yang telah disediakan. Karena menurutnya, dengan adanya pengakuan atau standarisasi dari WHO tersebut untuk ketiga jenis vaksin yang digunakan dalam program vaksinasi nasional tentunya dapat menambah keyakinan masyarakat.

“Jadi seperti yang kita ketahui bahwa kita tidak perlu memilih merk vaksin, karena vaksin tadi sama baiknya. Buktinya, baikitu Sinovac, Sinopharm, maupun AstraZeneca semuadapatstandarataupunvalidasidari WHO yang sama. Artinyamerekasama-samakualitasnya, mutunya, dan keamanannyaituadalahsama. Jadi tidakperlumembeda-bedakanvaksin,” jelasnya.

Sementara, Juru Bicara Pemerintah penanganan COVID-19, dr.ReisaBrotoAsmoromengatakan program vaksinasi dapat membantu menciptakan kekebalan kelompokuntukmemberikanperlindungandiri dan orang lain dari COVID-19.

“Jadi jangan ragu lagi untuk lakukan vaksinasi, segeralah bersedia untuk di vaksin pada saat vaksinya siap karen adengan inilah, kita bisa membantu untuk mempercepat program pemerintah dengan membentuk kekebalan kelompok,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan kepada setiap orang baik yang belum dan sudah divaksin agar tetap selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan. (tp)

Sumber: Talkshow Radio Kesehatan Via Suara Celebes FM Makasar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *