Kamis , 7 Juli 2022

Perahu Tenggelam Dihantam Ombak, 2 Pemancing di Makassar Meninggal

Dua perahu yang mengangkut rombongan pemancing tenggelam seusai dihantam ombak di Perairan Tanjung Bunga, Kota Makassar. Dua orang meninggal dunia dalam peristiwa itu.

Kepala Badan Save and Rescue Nasional (Basarnas) Sulawesi Selatan (Sulsel) Djunaedi mengatakan, kedua perahu itu tenggelam pada Minggu (20/2). Saat kejadian cuaca buruk melanda kawasan itu.

Kedua perahu yang tenggelam mengangkut 13 orang pemancing. Perahu Wisata Bahari mengangkut 8 orang, sedangkan Perahu Tokka-tokka membawa 5 pemancing.

“Di perahu wisata bahari, tujuh orang ditemukan selamat dan satu meninggal dunia. Sementara di perahu Tokka-tokka, 4 orang selamat dan satu meninggal,” ujarnya, Selasa (22/2).

Korban Sempat Hilang

Korban meninggal atas nama Roki (54) dan H Saleh (60). Djunaedi mengungkapkan jasad Roki pertama kali ditemukan di dekat Trans Studio Makassar pada Senin (21/2).

“Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua orang korban, satu meninggal dunia atas nama Roki. Sepuluh menit setelahnya, Abdi Rahmat (38) ditemukan selamat dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Makassar,” ungkapnya.

Setelah jasad Roki ditemukan, tim SAR gabungan melakukan pembagian dan pemetaan personel untuk mencari H Saleh. Setelah melakukan pencarian selama tiga hari, jasad H Saleh akhirnya ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi tenggelamnya perahu.

“Korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 08.30 Wita, Selasa (22/2), sekitar 100 meter dari lokasi tenggelamnya korban,” bebernya.

Kini jasad H Saleh telah diserahkan ke keluarganya. Sekadar diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sudah memberikan peringatan dini terkait ancaman cuaca ekstrem di wilayah Sulsel, khususnya Makassar.

[yan]

Reporter : Ihwan Fajar (merdeka)

dok.photo : google

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *