Kamis , 21 Oktober 2021

PLN UIW SULSELRABAR BERI BANTUAN CSR SENILAI RP 129 JUTA DI PANTI SOSIAL MATTIRO DECENG

Warga binaan Panti Sosial Mattiro Deceng
      Warga binaan Panti Sosial Mattiro Deceng

 

 
 
 
 
 
 
 
 
PLN UIW SULSELRABAR menyerahkan  bantuan senilai Rp 129 juta terkait renovasi gedung dan penambahan perlengkapan di Panti Sosial Mattiro Deceng. 
 
Penyerahan simbolis untuk renovasi gedung panti sosial berlangsung di UPT Pusat Pelayanan Sosial Karya Wanita (PPSKW) Mattiro Deceng, Jl. DG Ramang no. 18 KM 16, Makassar, Rabu (22/5).
 
Bantuan diserahkan langsung oleh perwakilan PLN UIW Sulselrabar yakni Sutarno kepada Kepala UPT PPSKW Aminah Sarro. 
 
Pemberian bantuan dari PLN ini merupakan salah satu sub program corporate social responsibility (CSR) PLN UIW Sulselrabar yakni Peduli Sosial dan Sarana dan Prasarana yang dirancang tahun 2018 dan direalisasikan pada tahun ini. 
 
Senior Manager SDM dan Umum Sutarno memberikan bantuan CSR secara simbolis ke Aminah Sarro, Kepala UPT PPSKW sebesar RP 129 Juta
Senior Manager SDM dan Umum Sutarno     memberikan bantuan CSR secara simbolis ke Aminah Sarro, Kepala UPT PPSKW sebesar RP 129 Juta

 

Senior Manager SDM dan Umum, Sutarno mengatakan bantuan ini adalah program renovasi gedung panti sosial. Adapun bantuan yang kami berikan senilai Rp 129 Juta dan berharap bantuan ini bisa berguna untuk binaannya. 

 
“Semoga bantuan yang kami berikan bisa bermanfaat secara maksimal bagi panti sosial Mattiro Deceng terutama pada bulan suci ramadhan ini,” tuturnya
 
Selain itu,  ia berharap dengan bantuan fasilitas ini juga akan mendukung kenyamanan serta aktivitas di Mattiro Deceng. 
 
Kepala UPT PPSKW mengungkapkan kebahagian atas  program bantuan renovasi gedung panti sosial ini di hadapan perwakilan PLN UIW Sulselrabar beserta jajarannya. 
 
“Mudah-mudahan program ini menjadi amal ibadah bagi kita semua. Semoga dengan adanya program ini dapat membantu pembangunan asrama bagi,” ujar Aminah. 
 
Ia juga mengungkapkan terima kasih kepada pihak PLN yang telah bekerjasama dalam memberikan bantuan. Mudah-mudah apa yang diberikan menjadi ladang pahala bagi PLN. 
 
Panti Sosial Mattiro Deceng dihuni kurang lebih 50 orang binaan. Sementara, untuk aktivitas di  dalam panti sosial sendiri diberikan bekal mulai dari keterampilan menjahit, keterampilan tataboga (masak), rias pengantin, hingga keagamaan yang bersifat keahlian.
 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *