Minggu , 28 November 2021

Presiden Jokowi Tuntut Kepala Daerah Miliki Kepekaan akan Krisis Dunia

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh kepala daerah membuka mata terhadap apa yang terjadi di tengah ketidakpastian ekonomi global saat ini. Kondisi ini terjadi akibat pandemi Covid-19 yang telah melanda hampir 2 tahun, dan belum tahu kapan akan selesai.

Presiden Jokowi mengatakan, pandemi Covid-19 telah memberikan dampak yang di luar perkiraan dan berimbas ke mana-mana. Banyak hal-hal tidak terduga yang kemudian mengekor di belakangnya, seperti kelangkaan energi yang kini terjadi di sejumlah negara.

“Banyak juga negara yang mengalami kelangkaan kontainer, hingga distribusi barang jadi terganggu. Juga banyak negara mengalami kenaikan inflasi yang menakutkan semua negara,” kata Presiden Jokowi saat Rakornas dan Anugerah Layanan Investasi 2021, Rabu (24/11).

“Dan akhir-akhir ini banyak negara mengalami kenaikan harga produsen, yang nanti dikhawatirkan ini akan berimbas karena harga produsennya naik, nanti harga di konsumen juga akan ikut naik,” keluh Presiden Jokowi.

Belum lagi, Jokowi mengingatkan akan kebijakan tappering off yang tengah dipersiapkan oleh bank sentral Amerika Serikat The Fed. Oleh karenanya, dia meminta seluruh komponen agar peka terhadap segala ketidakpastian yang kini terjadi pada skala global.

“Ini lah yang saya sering sampaikan, ketidakpastian global yang semua kepala daerah dan kepala dinas harus ngerti dan mampu antisipasi, menyiapkan antisipasi sebelumnya,” seru Presiden Jokowi.

Kompleksitas masalah yang terjadi kemudian saling kait-mengkait, sehingga menyebabkan ekonomi hampir di semua negara anjlok. Presiden Jokowi mendesak agar jajarannya siap menghadapi itu, yang terkadang jika dihitung-hitung bagaimana penyelesaiannya sering tidak ketemu.

“Oleh sebab itu kita harus betul-betul kerja keras menyiapkan semuanya. Dan kuncinya hanya satu, kita bisa mengendalikan yang namanya pandemi Covid-19, hanya itu,” tegas Presiden Jokowi.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com

[bim] Reporter : Merdeka

dok.photo : google

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *