Kamis , 21 Oktober 2021

Psikolog: Gadget Bisa Bermanfaat pada Anak, Asal Diawasi

Penggunaan gadget pada anak-anak banyak dikhawatirkan memberi dampak buruknya ketimbang manfaat. Tak ayal, beberapa orang tua akhirnya membuat larangan ketat pada anak dalam menggunakan gadget.

Menanggapi hal ini, psikolog klinis anak, remaja dan keluarga, Roslina Verauli mengatakan penggunaan gadget sebenarnya bisa menumbuhkan kreativitas anak.

Namun dengan catatan, harus dengan pengawasan dan bimbingan orang tua.

“Peran orang tua sangat penting saat anak bermain gadget. Tiap tahap usia punya tujuan dan batasan yang beda-beda. Anak-anak usia 2, 3, 4, dan 5 tahun ke atas itu berbeda cara penanganannya,” kata Rosliana Verauli, seperti dikutip Antara.

Jadi, untuk mengenalkan anak terhadap gadget tidaklah selalu merugikan anak itu sendiri. Psikolog yang kerap disapa Vera itu menjelaskan, ada riset yang menggambarkan bahwa gadget dapat memberikan pertumbuhan yang baik terhadap anak, jika menggunakannya dengan baik.

Dia memaparkan, untuk anak usia dua tahun, orang tua harus berhati-hati dan memberikan aturan waktu yang ketat.

“Tahap usia dua tahun pertama itu orang tua harus mendampingi dan manfaat menggunakan gadget itu adalah melatih sensor motorik skill. Misal, dalam bermain warna, bentuk dan juga musik,” katanya.

Pada tahap selanjutnya yakni anak usia 3-5 tahun, gunakan gadget untuk tahap prapembelajaran. Misalnya untuk mengenal gambar dan cerita, juga memberikan aspek hiburan pada anak usia itu.

Sedangkan di usia 5-6 tahun, gadget dapat berperan sebagai alat belajar, misalnya membaca dan berkomunikasi.

“Untuk pengaturan jam itu semaksimal mungkin dalam sehari anak dapat bermain dalam waktu satu jam yang bisa dibagi-bagi sesuai ketentuan dari orang tua,” ujarnya.

(agn)cnnindonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *