Kamis , 7 Juli 2022

Puluhan Siswa dan Guru di Makassar Positif Covid-19, PTM Dihentikan Sementara

Dinas Pendidikan Kota Makassar mendata setidaknya ada 68 orang siswa dan guru yang terpapar Covid-19. Akibatnya, proses pembelajaran tatap muka (PTM) dihentikan sementara dan diubah menjadi daring.

Kepala Disdik Makassar, Muhyiddin Mustakim mengaku pihaknya menerima laporan setidaknya ada 68 orang siswa yang terkonfirmasi positif Covid-19. Muhyiddin mengaku dari jumlah tersebut paling dominan adalah guru terpapar Covid-19.

“Kalau yang pasti paling banyak terkena (positif Covid-19) adalah guru,” katanya kepada merdeka.com, Selasa (22/2).

Ia merinci 19 siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) terpapar Covid-19, sementara SD ada 49 orang. Muhyiddin mengungkapkan kasus Covid-19 di tingkat SD merupakan guru.

“Kalau kita lihat yang terpapar Covid di SMP itu siswa sebanyak 19 orang. Kemudian SD memang paling banyak guru yang positif,” sebutnya.

Akibat bertambahnya jumlah siswa dan guru terpapar Covid-19, membuat pelaksanaan PTM dihentikan sementara waktu. Ia menyebut keputusan Kamis (24/2) akan diambil keputusan apakah pembelajaran dilakukan secara daring atau kembali PTM.

“Sekolah untuk sementara ini kami alihkan ke daring, karena untuk mencegah penyebaran Covid-19. Apalagi, hari ini kami dapat laporan ada 977 siswa yang tidak hadir mengikuti pembelajaran akibat sakit,” ungkapnya.

Mantan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Makassar ini menambahkan akan meminta pertimbangan dari epidemiologi untuk memastikan pelaksanaan PTM. Selain itu, Disdik Makassar akan memanggil seluruh kepala sekolah.

“Hari Kamis nanti kita panggil semua kepala sekolah rapat virtual terkait persiapan (PTM) kalau memang cuaca dan Covid-19 membaik. Tentunya pertimbangan dari epidemiologi akan kami ambil,” tutupnya. [fik]

Reporter : Ihwan Fajar (merdeka)

dok.photo : google

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *