Senin , 18 Oktober 2021

Respons Istana soal Kepuasan Demokrasi Turun: Presiden Tegur Aparat Kekang Pengkritik

Istana merespons hasil survei lembaga survei Indikator Politik soal turunnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap demokrasi di dalam negeri. Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara, Faldo Maldini menyebut hasil survei menjadi catatan pihaknya.

Sebab, Indonesia dikatakan Faldo, merupakan negara penjaga demokrasi terbesar di Asia, khususnya Asia Tenggara.

“Tentunya, tren penilaian terhadap demokrasi tentu menjadi perhatian. Kita adalah penjaga demokrasi terbesar di Asia, khususnya Asia Tenggara,” kata Faldo dalam pesan singkat, Senin(27/9).

Tidak hanya itu Presiden Joko Widodo(Jokowi) pun sudah menegur aparat yang mengekang kebebasan berekspresi. Kemudian, kata dia, pihak yang mengutarakan protes dan kritik pun diundang ke Istana.

“Bahkan, Presiden sendiri menegur aparat yang mengekang kebebasan berekspresi, orang protes diundang ke istana. Secara kualitatif tentu sudah bekerja untuk menunjukkan komitmen,” ungkapnya.

Menyoal tingkat kepuasan masyarakat terhadap demokrasi yang menurun, Faldo menilai banyak faktor yang mempengaruhi.

“Namun soal kepuasan, tentu faktor yang mempengaruhinya sangat kompleks,” katanya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengatakan tingkat kepuasan masyarakat terhadap sistem demokrasi di Indonesia mencapai 47,6 persen. Namun, 44,1 persen masyarakat mengaku tidak puas dengan sistem demokrasi di Tanah Air.

Sementara itu, sebanyak 8,3 persen masyarakat tidak menjawab dan tidak tahu apakah puas atau tidak terhadap sistem demokrasi di Indonesia. [rhm]

Reporter : Intan Umbari Prihatin (merdeka)

dok.photo : google

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *