Jumat , 17 September 2021

Singapura Tidak Akui Vaksin Sinovac

Pemerintah Singapura tidak mengakui vaksin Covid-19 buatan perusahaan China, Sinovac, dalam program vaksinasi nasional. Kementerian Kesehatan Singapura menyatakan bahwa dengan keputusan ini, setiap warga yang telah mendapat suntikan vaksin Sinovac tak dianggap dalam data jumlah vaksinasi nasional.

“Angka vaksinasi nasional hanya mencerminkan mereka yang divaksinasi di bawah program vaksinasi nasional,” demikian pernyataan Kementerian Kesehatan Singapura, Rabu (7/6).

Dengan demikian, Singapura hanya menghitung warga yang telah divaksinasi menggunakan vaksin Moderna dan Pfizer-BionTech/Cominarty.

Singapura mengandalkan dua vaksin buatan Amerika Serikat itu lantaran berdasarkan uji klinis tingkat efikasinya melebihi 90 persen. Sementara itu, Sinovac menunjukkan tingkat kemanjuran yang jauh lebih rendah, yakni antara 50,4 persen hingga 90 persen. Namun sejauh ini, lebih dari 170 ribu penduduk Singapura telah menerima satu dosis vaksin Sinovac.

(ayp/ayp)cnnindonesia

dok.photo : google

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *