Kamis , 7 Juli 2022

Vaksin Booster Bisa Diberikan Kepada Lansia Setelah 3 Bulan Vaksinasi Primer

Jakarta – Vaksinasi dosis ketiga (booster) terbukti dapat menurunkan risiko kematian hingga 91%. Sehingga sangat dianjurkan kepada masyarakat untuk bisa melakukan vaksin dosis ketiga COVID-19, termasuk bagi kelompok rentan seperti lansia.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, dr. Reisa Broto Asmoro menjelaskan berdasarkan hasil studi, terjadi penurunan antibodi enam bulan setelah dosis primer atau lengkap dua dosis penyuntikan sehingga dibutuhkan pemberian dosis lanjutan atau booster.

“Selain itu, kalau kemarin sempat vaksin primernya adalah Janssen dan cuma satu kali penyuntikan, maka dibutuhkan pemberian dosis lanjutan atau booster juga,” kata dr. Reisa dalam Siaran Sehat Radio Kesehatan, Senin (28/02/2022)

Sementara, dr. Reisa mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan telah menerbitkan ketentuan baru terkait pemberian vaksinasi booster terutama bagi kelompok lansia.

“Pemberian dosis booster bagi usia yang lebih atau sama dengan 60 tahun, dapat diberikan dengan interval minimal 3 bulan setelah mendapatkan vakinasi primer lengkap,” katanya.

Menurutnya, aturan baru ini tertuang dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor SR.02.06/II/ 1123 /2022 tanggal 21 Februari 2022 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 Dosis Lanjutan (Booster) bagi Lansia.

“Jika sebelumnya vaksinasi booster diberikan minimal 6 bulan setelah penyuntikan dosis kedua, kini interval waktunya lebih cepat. penyuntikan dosis lanjutan bagi lansia bisa diberikan minimal 3 bulan setelah menerima vaksinasi dosis lengkap.” jelasnya.

Ia menambahkan vaksinasi juga telah terbukti dapat menurunkan resiko perburukan ketika terinfeksi COVID-19, sehingga dapat mengurangi risiko perawatan di rumah sakit.

Sumber: Talkshow Radio Kesehatan Via Radio Suara Celebes Makasar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *