Selasa , 5 Juli 2022

Varian Covid Omicron Bikin Sedunia Ketakutan, Ini Buktinya!

Varian baru dari virus corona B.1.1.529 atau Omicron, menjadi kekhawatiran baru dunia. Strain yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan (Afsel) ini membuat banyak negara sepakat memperketat karantina serta menangguhkan sementara perjalanan dari negeri itu dan tetangga terdekatnya.

Ini bukan tanpa sebab. Omicron telah diklasifikasikan sebagai “varian of concern” oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Ini berarti lebih menular, lebih ganas atau lebih terampil menghindari tindakan kesehatan masyarakat, vaksin dan terapi.

Varian tersebut mengandung 30 mutasi pada protein spike yang memungkinkan virus masuk ke dalam tubuh. Pakar kesehatan telah memperingatkan bahwa banyak dari mutasi ini dapat menyebabkan peningkatan resistensi dan penularan antibodi, yang dapat membatasi efektivitas vaksinCovid-19 yang ada.

Sebelumnya varian yang juga dilabeli “variant of concern” antara lain varian Alpha (B.1.1.7) yang pertama kali terdeteksi di Inggris, varian Beta (B.1.351) yang pertama kali terdeteksi juga di Afsel. Lalu varian Gamma (P.1) yang pertama kali terdeteksi di Brasil dan varian Delta (B.1.617.2) yang menyebar luas di India dan memicu tsunami Covid-19 di negara itu.

Sejauh ini, varian Omicron sudah tersebar di Botswana, Eswatini, Lesotho, Mozambik, Namibia, Afrika Selatan dan Zimbabwe, Belgia, Israel, hingga Hong Kong. Di Eropa, Inggris, Belanda, Jerman, Italia, Ceko hingga Prancis mengonfirmasi kemasukan varian ini. Terbaru, Kanada juga mengumumkan dua kasus Omicron setelah pelaku perjalanan kembali dari Afrika.

Berikut negara dari beberapa benua yang menutup pintu masuk untuk Afrika Selatan dan sejumlah negara Afrika terdekatnya karena varian Omicron:

Jerman

Jerman jadi salah satu negara yang menutup pintu untuk Afsel. Menuding wilayah di Afsel menjadi daerah varian baru virus Corona. Maskapai penerbangan hanya diizinkan untuk mengangkut warga negara Jerman dan penduduk ke Afsel.

Denmark

Denmark mengumumkan untuk sementara waktu melarang perjalanan yang tidak penting ke Afrika Selatan dan beberapa negara Afrika lainnya. Otoritas kesehatan Denmark mengatakan mereka telah mengurutkan semua kasus Covid-19 dan tidak menemukan tanda-tanda mutasi baru termasuk varian Omicron.

Yunani

Yunani telah membatasi pelancong dari wilayah Afrika selatan, mereka yang diizinkan masuk hanya yang memiliki alasan penting dengan hasil tes negatif Covid-19.

Italia

Italia mengatakan pihaknya melarang masuknya mereka yang telah berada di Afrika Selatan, Lesotho, Botswana, Zimbabwe, Mozambik, Namibia atau Eswatini dalam dua minggu terakhir. Menteri Kesehatan Roberto Speranza mengatakan para ilmuwan sedang mempelajari varian baru B.1.1.529, sembari terus meningkatkan kewaspadaan.

Prancis

Di Prancis, para pejabat untuk sementara menangguhkan penerbangan dari wilayah Afrika selatan selama 48 jam.

Republik Ceko

Republik Ceko juga melarang masuk warga negara ketiga yang menghabiskan lebih dari 12 jam di wilayah Afrika Selatan dalam dua minggu terakhir. Zambia juga masuk dalam daftar ‘terlarang’ di Praha.

Inggris

Inggris telah mengumumkan akan menangguhkan penerbangan dari wilayah Afrika Selatan mulai Jumat kemarin.

Spanyol

Spanyol mengatakan akan membatasi penerbangan dari Afrika Selatan dan Botswana.

Swiss

Swiss melarang penerbangan langsung dari Afrika Selatan dan wilayah sekitarnya.

Rusia

Rusia memberlakukan pembatasan perjalanan bagi orang asing dari beberapa negara Afrika serta Hong Kong. Gugus tugas virus corona Rusia mengatakan langkah-langkah itu akan berlaku mulai 28 November. Ia juga mengatakan varian Omicron belum ditemukan di Rusia.

Amerika Serikat

Amerika Serikat (AS) akan menerapkan pembatasan perjalanan pada pelancong yang datang dari Afrika Selatan, Botswana, Zimbabwe, Namibia, Lesotho, Eswatini, Mozambik, dan Malawi. Pembatasan mulai berlaku Senin (29/11/2021) pukul 12:01 setempat. Pembatasan tidak berlaku untuk warga negara AS atau penduduk tetap yang sah.

Sebagian besar warga negara asing yang telah melakukan perjalanan ke negara-negara tersebut dalam 14 hari terakhir tidak akan diizinkan memasuki AS.

Kanada

Kanada telah menutup perbatasannya untuk pelancong dari tujuh negara Afrika selatan. Setiap warga Kanada yang datang dari negara-negara tersebut akan diminta karantina selama 14 hari dan menjalani tes Covid-19.

Israel

Di wilayah Timur Tengah, Israel memberlakukan larangan perjalanan yang mencakup sebagian besar benua Afrika. Mereka memperluas larangan yang sebelumnya berlaku untuk tujuh negara Afrika selatan. Hanya negara-negara Afrika Utara yang dikecualikan dari larangan tersebut, sementara yang lainnya telah ditambahkan ke ‘daftar merah’ Israel yang berisiko tinggi.

Orang Israel telah dilarang bepergian ke negara-negara dalam daftar, sementara warga negara asing dari negara-negara yang terkena dampak tidak dapat memasuki Israel.

Orang Israel yang kembali akan diminta untuk dikarantina. Negara ini juga mencatat kasus pertama varian Omicron baru pada pelancong yang divaksinasi yang tiba dari Malawi. Dua orang lain yang diduga memiliki varian tersebut juga dikarantina.

Arab Saudi

Arab Saudi juga jadi salah satu yang telah menangguhkan penerbangan ke dan dari Afrika Selatan, Namibia, Botswana, Zimbabwe, Mozambik, Lesotho dan Eswatini, sebagaimana dilaporkan kantor berita negara (SPA).

Uni Emirat Arab

Uni Emirat Arab juga telah menutup pintu kedatangan dari tujuh negara di Afrika bagian selatan. Laporan kantor berita pemerintah mengatakan larangan akan mulai berlaku pada Senin. Ini hanya berlaku untuk pendatang dari negara-negara Afrika dan termasuk penumpang transit.

Bahrain

Bahrain mengumumkan tindakan serupa Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Namun negara ini hanya melarang kedatangan dari enam negara, termasuk Afrika Selatan, sebagaimana dilaporkan kantor berita pemerintah BNA.

Yordania

Yordania mengumumkan pelarangan masuk ke negaranya bagi para pendatang yang datang dari Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Mozambik, Lesotho, dan Eswatini. Keputusan ini diambil Pemerintah setelah adanya rekomendasi dari Kementerian Kesehatan setempat.

Australia

Negeri Kanguru ini juga melarang penerbangan dari sembilan negara di selatan Afrika. Larangan berlaku bagi warga non-Australia yang mengunjungi Afrika Selatan, Zimbabwe, dan beberapa negara lain dalam dua minggu terakhir.

Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt mengatakan warga negara dan penduduk Australia yang bepergian dari negara-negara yang berada di daftar itu harus dikarantina selama 14 hari.

Singapura dan Malaysia

Di wilayah Asia, Singapura dan Malaysia juga membatasi kedatangan dari wilayah tersebut. Semua non-warga negara tanpa tempat tinggal permanen yang telah melakukan perjalanan ke tujuh negara Afrika Selatan tidak akan diizinkan masuk. Mereka yang diizinkan masuk harus dikarantina.

Filipina

Filipina tidak akan mengizinkan pelancong dari Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Eswatini, dan Mozambik memasuki negara itu hingga 15 Desember. Secara efektif mengecualikan negara-negara ini dari rencana pembukaan kembali untuk perjalanan internasional.

Jepang

Jepang mengatakan akan mewajibkan masa karantina 10 hari untuk pelancong yang datang dari enam negara. Mulai Sabtu, Tokyo akan meminta wisatawan yang datang dari Afrika Selatan dan negara tetangga Namibia, Lesotho, Eswatini, Zimbabwe, dan Botswana untuk tinggal di fasilitas yang ditentukan pada saat kedatangan.

India

India juga telah mengeluarkan peringatan untuk varian baru, meskipun belum menangguhkan perjalanan dari Afrika selatan, demikian lapor India Today. Tetapi semua pelancong internasional yang datang ke India dari negara-negara berisiko nantinya akan menjalani pemeriksaan dan pengujian yang ketat.

Hong Kong

Hong Kong mengatakan akan melarang penduduk non-Hong Kong yang datang dari delapan negara Afrika selatan memasuki wilayah itu jika mereka telah tinggal di negara-negara itu dalam 21 hari terakhir.

Indonesia

Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhir pekan ini menggelar rapat untuk antisipasi varian baru Omicron. Pemerintah akhirnya mengambil langkah pengetatan kedatangan dari luar negeri.

Hal ini disampaikan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan usai rapat, Minggu (28/11/2021).

“Kami sudah rapat soal perkembangan omicron yang sedang ramai. Pada Kamis 25 November pemerintah Afrika Selatan umumkan varian baru yang merebak yang disebut mengandung 50 mutasi yang mempengaruhi kecepatan penularan dan antibodi,” jelasnya.

Indonesia kini melarang pelancong dari Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambik, Eswatini, Malawi, Angola, Zambia, dan Hongkong.

Omicron sudah masuk dalam varian yang dipantau ketat oleh WHO. Tercatat sudah ada 13 negara yang mendeteksi kehadiran virus tersebut. Mulai dari Afrika hingga beberapa negara di Eropa.

“Melihat distribusi tersebut kita tidak bisa kesampingkan kemungkinan varian telah menyebar ke lebih banyak lagi,” jelasnya.

Meski demikian Luhut menyadari masih banyak yang belum diketahui mengenai varian Omnicron, sehingga masyarakat harus tetap waspada dengan tidak mengendorkan protokol kesehatan.

“Kita juga tidak perlu perlu takut dan bereaksi berlebihan karena masih banyak yang kita tidak tahu mengenai omicron ini,” ujarnya.

Pemerintah juga tetap waspada dengan mengeluarkan kebijakan yang mampu menahan masuknya omicron ke tanah air. Salah satunya pengetatan kedatangan dari luar negeri untuk beberapa negara. Bahkan ada yang dilarang penuh untuk masuk.

Kebijakan ini akan dievaluasi dalam dua minggu mendatang, berdasarkan perkembangan terbaru. Bisa jadi aturan kembali dilonggarkan, namun juga tidak menutup kemungkinan pengetatan akan ditambah.

(tfa/sef) Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia

dok.photo : google

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *