Minggu , 28 November 2021

Wakil Bupati Bulukumba Jadi Korban Pemerasan Modus Video Call Sex

Wakil Bupati Bulukumba, Edy Manaf mengungkapkan dirinya menjadi korban pemerasan dengan modus video call sex (VCS). Kasus pemerasan dengan modus VCS kini sedang ramai di Bulukumba.

Edy Manaf mengatakan kronologi awal saat dirinya mendapatkan panggilan video call melalui aplikasi Facebook Messenger pada dua pekan lalu. Saat menerima video panggilan tersebut, ternyata menampilkan gambar tak senonoh.

“Dia ajak berkomunikasi dan langsung tindis itu (screenshot) dan yang muncul foto tidak senonoh,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (23/10).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengaku sempat kaget dan langsung menutup panggilan video call tersebut. Sayangnya, pelaku lebih cepat screenshot video call tersebut.

“Kebetulan (saat panggilan) itu kepala ku kelihatan. Begitu kelihatan, dia langsung mengancam akan menyebarkan screenshot tersebut,” kata mantan anggota DPRD Sulsel ini.

Edy mengatakan modus VCS tersebut sangat berbahaya, karena bisa menjadi untuk kasus pemerasan. Apalagi, kejadian tersebut tidak hanya dirinya yang mengalami.

“Ternyata banyak pejabat juga yang menjadi korban. Cuma tidak berani menyampaikan,” tuturnya.

Edy berharap kepolisian bisa menindak dan mencari pelaku kasus pemerasan dengan modus VCS. Ia mengatakan modus tersebut bisa menjadi alibi bagi pelaku untuk melakukan pemerasan terhadap korbannya.

“Ini bisa berbahaya kalau tidak ditindak, karena bisa menjadi alibi untuk melakukan pemerasan,” ucapnya. [rhm]

Reporter : Ihwan Fajar (merdeka)

dok.photo : google

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *