Minggu , 28 November 2021

Warga Satu Kelurahan di Makassar 3 Bulan Hidup Tanpa Listrik

Warga Kelurahan Pulau Barrang Caddi, Kota (Makassar) Sulawesi Selatan, menyatakan selama tiga bulan terakhir hidup di dalam kegelapan tanpa aliran listrik. 
Berdasarkan keterangan warga, Selasa (16/11), sudah tiga bulan terakhir mesin genset yang menjadi sumber listrik di pulau itu rusak, dan belum ada langkah dari Pemkot Makassar.

“Iya sudah mesin dari swasta bukan dari PLN. Tapi sudah tiga bulan mengalami kerusakan. Katanya dari pengelola sudah dilakukan berbagai cara untuk memperbaiki mesin tapi belum ada hasilnya,” kata Ruslan kepada CNNIndonesia.com saat dihubungi via telepon, Selasa (16/11).

“Katanya sudah ada teknisi yang datang, tapi kita tidak tahu hasilnya karena sementara masih dikerjai,” tuturnya.

Berbulan-bulan tanpa listrik akhirnya membuat warga pun melakukan protes, termasuk lewat spanduk, dengan harapan Pemkot Makassar tahu dan mau memberi bantuan ke pulau mereka.

Terpisah, Camat Kepulauan Sangkarrang, Akbar Yusuf mengatakan kemarin pihak dari Dinas PU Makassar telah datang untuk melihat kondisi mesin genset tersebut yang telah tidak beroperasi selama tiga bulan akibat mengalami kerusakan.

Menurut Akbar bahwa pengelolaan mesin genset tersebut dilakukan pihak swasta dan bukan aset dari pihak Pemkot Makassar.

“Kondisinya sekarang rusak sehingga ditunggu bagaimana pengelola menyelesaikan. Tapi kami memberikan kesempatan untuk mengelola. Jadi kami tadi sama PU sudah melihat kondisi mesin diharapkan segera ada solusi,” kata Akbar Yusuf kepada CNNIndonesia.com.

Berdasarkan keterangan warga setempat, kata Akbar, mesin genset itu sudah tiga bulan tidak beroperasi sehingga rumah-rumah warga tidak mendapatkan aliran listrik.

“Saat saya masuk sudah rusak memang, makanya saya kumpulkan lurah, ketua LPM dan tokoh masyarakat untuk rembuk ini barang. Kata pengelolanya masih sanggup memperbaiki dan katanya sudah beli alat tapi masih belum normal juga. Pengelola itu menyerah dan kita ambil alih untuk memperbaiki mesin genset itu,” jelasnya.

Akbar menerangkan, pihaknya tetap akan berusaha untuk memperbaiki mesin genset tersebut sehingga dapat mengaliri aliran listrik di rumah warga Pulau Barrang Caddi ini.

Selain itu, kata Camat Kepulauan Sangkarrang meminta agar pihak PLN dapat juga memberikan pelayanan ke masyarakat Pulau Barrang Caddi sama seperti warga pulau lainnya yang ada di Kecamatan Pulau Sangkarrang.

“Mudah-mudahan PLN bisa ambil alih ini persoalan, kita harapkan, cuman PLN di sini yang tidak ada, kelurahan lain sudah ada PLN, seperti Pulau Barrang Lompo dan Pulau Kodigareng. Jadi mesin genset ini hanya dikelola kelompok warga saja,” ungkapnya.

(mir)cnnindonesia

dok.photo : google

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *