Selasa , 5 Juli 2022

WHO: Kasus Baru Covid Turun 19 Persen di Seluruh Dunia

Angka kasus baru Covid-19 di seluruh dunia turun sampai 19 persen dalam sepekan terakhir, sementara laporan angka kematian masih stabil, menurut laporan terbaru pandemi virus corona WHO.

Badan kesehatan PBB ini menyampaikan pada Selasa malam, “lebih dari 16 juta kasus baru dan di bawah 75.000 kematian baru yang dilaporkan” secara global selama sepekan dari 7 Februari sampai 13 Februari, seperti dikutip dari Al Jazeera, Kamis (17/2).

Pasifik Barat satu-satunya kawasan yang melaporkan meningkatnya kasus baru dalam sepekan, naik sekitar 19 persen. Asia Selatan mencatat penurunan sekitar 37 persen, penurunan terbesar di seluruh enam kawasan WHO.

Kasus Covid baru terbanyak terlihat di Rusia. Kasus di Rusia dan di sekitar Eropa Timur naik dua kali lipat dalam beberapa pekan terakhir, disebabkan varian Omicron yang sangat menular.

Sementara itu, kasus kematian baik sampai 38 persen di kawasan Mediterania Timur dan naik sepertiga di Pasifik Barat, menurut laporan mingguan WHO.

WHO mengatakan, semua varian virus corona lainnya, termasuk Alpha, Beta, dan Delta, terus menurun di seluruh dunia karena digantikan Omicron.

Di antara lebih dari 400.000 hasil pengurutan virus Covid yang diunggah di database virus terbesar dunia pekan lalu, lebih dari 98 persen adalah Omicron.

WHO menyampaikan, Omicron versi BA.2 tampak “naik terus menerus” dan prevalensinya naik di Afrika Selatan, Denmark, Inggris, dan negara lainnya.

Para pejabat kesehatan telah menekankan, Omicron menyebabkan penyakit yang lebih ringan daripada varian Covid sebelumnya dan di negara-negara dengan tingkat vaksinasi tinggi, angka rawat inap dan kematian tidak mengalami kenaikan besar, bahkan dengan penyebaran Omicron.

Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus berulang kali mengatakan, pandemi belum berakhir dan terlalu dini bagi negara-negara yang berpikir akhir pandemi mungkin cukup dekat.

“Harapan kita adalah bahwa fase akut pandemi ini akan berakhir tahun ini, tentu dengan satu syarat, vaksinasi 70 persen (tercapai) pada pertengahan tahun sekitar Juni, Juli,” jelasnya kepada wartawan di Afrika Selatan pekan lalu.

[pan]

Reporter : Hari Ariyanti (merdeka)

dok.photo : google

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *