Minggu , 28 November 2021

WHO Peringatkan Kematian Covid di Eropa Bisa Capai 2,2 Juta Saat Musim Dingin

Eropa masih berada dalam “cengkeraman kuat” Covid dan angka kematian di benua tersebut bisa mencapai 2,2 juta pada musim dingin ini jika tren saat ini terus berlanjut, seperti diperingatkan WHO pada Selasa.

WHO mengatakan, sebanyak 700.000 orang bisa tewas dalam beberapa bulan ke depan, karena kasus terus meluas di Eropa, memicu sejumlah negara kembali menerapkan pembatasan ketat.

WHO memperkirakan bakal ada “tekanan tinggi atau ekstrem ICU di 49 dari 53 negara antara saat ini dan 1 Maret 2022”.

“Kematian kumulatif yang dilaporkan diproyeksikan mencapai lebih dari 2,2 juta pada musim semi tahun depan,” jelas badan PBB itu, naik dari 1,5 juta saat ini, dikutip dari AFP, Rabu (24/11).

Covid-19 adalah penyebab kematian utama di seluruh Eropa dan Asia Tengah, menurut WHO, mengacu pada angka dari Institut Metrik dan Evaluasi Kesehatan.

Lonjakan kasus di Eropa disebabkan kombinasi varian Delta, cakupan vaksinasi yang tidak memadai, dan pelonggaran tindakan pencegahan seperti pemakaian masker dan jaga jarak.

Berdasarkan data WHO, kematian yang berkaitan dengan Covid naik pekan lalu menjadi hampir 4.200 dalam sehari, naik dua kali lipat dari 2.100 kematian per hari di akhir September.

WHO juga mengatakan semakin banyak bukti bahwa perlindungan yang diinduksi vaksin terhadap infeksi dan penyakit ringan menurun.

“Masalah Covid di seluruh Eropa dan Asia Tengah sangat serius. Kita menghadapi musim dingin yang menantang di depan,” kata direktur regional WHO untuk Eropa, Hans Kluge dalam sebuah pernyataan.

Dia menyerukan pendekatan “vaksin plus”, terdiri dari vaksinasi, jaga jarak, penggunaan masker, dan cuci tangan.

WHO mengatakan, masker bisa mengurangi penularan Covid sampai 53 persen menurut penelitian terbaru, dan “lebih dari 160.000 kematian dapat dicegah (sampai 1 Maret) jika cakupan pemakaian masker universal sebanyak 95 persen tercapai”. [pan]

Reporter : Hari Ariyanti (merdeka)

dok.photo : google

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *